Juventus Harus Jadi Klub Legendaris

77 views

Daftar Gratis Dapat Bonus Bosku..

Kepala Negara Juventus: Juventus Harus Jadi Club Legendaris Juventus telah menggapai 32 kali gelar juara Serie A, menjadi yang paling banyak dari Club-Club raksasa italia lainya, dan Bianconeri juga berhasil menjaga gelar Serie A itu 5 kali berturut-turut dalam 5 tahun paling akhir.

akan tetapi untuk kompetisi paling tinggi antar Club di eropa dan Liga Champions, mereka bukanlah apa-apa. Sampai ini, Juventus cuma mampu mengoleksi 2 trophy dari 6 kali menjadi finalis. Mereka paling akhir kali menjadi finalis pada 2015, tapi mereka dikalahkan wakil Spanyol, Barcelona.

layaknya diambil Gazzetta dello Sport, Kepala Negara Juventus, Andrea Agnelli menyebutkan bahwa mereka membidik Scudetto dan Liga Champions agar menjadi Club legendaris.

“Kami mempunyai seluruh kemampuan dalam kompetisi yang melawan kami,” kata Agnelli.

“Prinsipnya ialah bahwa tidak hiraukan siapa yang menang, contohnya Juve tidak menang. itulah lingkungan di mana kami berada,” katanya lagi.

“manusia cuma tertarik tentang Juve tidak menang, dan seluruh yang harus kami lakukan ialah menangkis mereka itu. Kami ingin terus menang, kami ada untuk menang,” tutur Agnelli.

“layaknya Atasan atau bisa dikatakan bos utama Juventus yg terlebih dahulu yang telah mengajarkan pada kami, bahwa keberhasilan menang yang paling mutlak ialah bukan cuma satu yang dicapai, tetapi juga selanjutnyanya,” tuturnya lagi.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih pada manusia yang ada disini saya, disebabkan pada tahun 2015 mereka tidak bisa berbuat tambah banyak untuk menulis histori sepakbola italia, tapi tahun ini kita harus menjadi legendaris,” sambung Agnelli.

“Tahun ini kami mempunyai hak istimewa. Untuk menjadi legendaris kami mempunyai dua jalur, nasional dan internasional,” lanjutnya lagi.

“tak ada yang telah membuat catatan nama mereka Selayak campione d’italia enam kali [berturut-turut], dan mencatat namanya di Liga Champions, sudah pasti akan menjadi legendaris,” papar Agnelli.

“Kami harus senantiasa konsentrasi tentang apa yang harus kami lakukan pada tahun 2017, tapi pertama kami harus menutup 2016 dua kompetisi halus: melawan Roma di Serie A dan Supercoppa melawan Milan di Doha,” paparnya lagi.

“Dalam olahraga, kemampuan mempunyai asal dari persiapan, ya, dari kemampuan, tapi yang utama datang dari mentalitas. mentalitas ialah apa yang bikin perbedaan,” tutup Agnelli.